Selasa, 16 September 2014

Tim nasional putri Thailand dibantai oleh tuan rumah Korea Selatan 0-5 pada laga pembuka Asian Games, Minggu 14 September 2014. Namun, pemain mereka malah diguyur bonus Rp37 juta.

Penampilan timnas putri Thailand sebenarnya tidak istimewa pada laga tersebut. Mereka tertinggal dua gol pada babak pertama, sebelum kebobolan tiga gol tambahan di 45 menit berikutnya.

Meski kecewa, Asosiasi Sepakbola Thailand (FAT) tetap mengapresiasi penampilan timnas putri mereka dengan menggelontorkan bonus yang cukup besar.

"Sangat mengecewakan kami memberikan mereka gol begitu mudah pada Korsel di babak pertama. Tapi, pada babak kedua pertandingan berjalan lebih baik," ujar Ketua FAT, Worawi Makudi, seperti dilansir surat kabar Nation hari ini.

"Asosiasi telah berencana memberikan mereka 200 ribu Thai Baht (setara Rp74 juta) kalau bisa menang. Tapi, setelah melihat usaha para pemain, kami memutuskan untuk memberikan mereka 100 ribu Baht sebagai hiburan," lanjutnya.

Sebenarnya, bonus lebih besar lagi dijanjikan oleh FAT bagi pemain manapun yang bisa membobol gawang Korsel. Menurut Reuters, angka bonusnya mencapai 1 juta Baht atau setara dengan Rp390 juta.

Karena itu, pelatih timnas putri Thailand, Nuengruethai Sathongwien, kecewa berat saat pemainnya gagal tampil maksimal. "Kami tak sepenuhnya puas dengan hasil ini. Karena seharusnya kami tak boleh kebobolan banyak gol," kritik sang pelatih.

Makudi, yang juga anggota Komite Eksekutif FIFA, sebelumnya juga sudah memberikan bonus besar pada tim putri Thailand. 15 juta Baht diberikan setelah meraih posisi 5 Piala Asia. Ini membuat Thailand lolos pertama kali ke Piala Dunia Putri tahun depan.

Pria 62 tahun itu merupakan sosok kontroversial di negara Asia Tenggara tersebut sejak menjabat sebagai Sekretaris Jenderal sejak 1996, sebelum diangkat sebagai Ketua Umum pada 2007 sampai sekarang.

Ia pernah dituduh terlibat korupsi serta meminta hak siar persahabatan antara Inggris melawan Thailand. Sebagai balasan, Makudi akan memberikan suara untuk Inggris yang saat itu sedang mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. (one)

Liga Champions merupakan pentas tertinggi di kancah sepakbola Eropa. Setiap pemain dan tim selalu berjuang mati-mati untuk bisa meraih kemenangan di turnamen ini.
Tak heran jika banyak aksi memukau yang dipertontonkan pada setiap laga, termasuk gol-gol yang hadir lewat aksi akrobatik. Dan berikut ini merupakan 5 gol akrobatik terbaik sepanjang sejarah fase grup Liga Champions menurut UEFA.

5. Marco van Basten
Bomber legendaris Belanda ini melesakan gol spektakuler ketika membela Milan menghadapi IFK Gotenberg pada 1992 silam. Van Basten mengoyak jala gawang tim Swedia tersebut di menit 33 dengan sepakan salto kaki kiri dari dalam kotak penalti menyambut umpan silang Stefano Eranio dari sisi kanan. Dalam pertandingan itu Rossoneri menang 4-0 dan Van Basten mencetak dua gol.

4. Mauro BressanMenit 14, publik Artemio Franchi bersorak menyambut gol Mauro Bressan. Bukan cuma karena tim kesayangan mereka, Fiorentina, mampu unggul 1-0 atas Barcelona, namun juga disebabkan lesakan sang gelandang yang spektakuler. Bressan melakukan tendangan salto tanda melihat gawang lawan dari luar kotak penalti. Bola lambung yang bergulir deras lalu gagal diantisipasi kiper lawan sehingga membuahkan gol. Sayangnya dalam pertandingan fase grup Liga Champions 1999 itu La Viola hanya mampu bermain imbang 3-3 dengan Los Azulgranas.

3. Charles CoridonBerbeda dengan Van Basten dan Bressan, gol akrobatik Coridon bukan lahir melalui tendangan salto. Dia melakukannya dengan sepakan kalajengking. Coridon yang membela PSG turun di laga kontra juara bertahan FC Porto. Dia menyambar sebuah umpan lambung diagonal di dalam kotak penalti dengan tendangan menggunakan tumit pada menit 30. Pada pertandingan tersebut Les Parisiens menang 2-0.

2. Peter CrouchNama berikutnya adalah mantan striker Liverpool, Peter Crouch. Dia mengoyak gawang Galatasaray dalam laga penyisihan grup pada 2004 dengan tendangan setengah salto di depan gawang pada menit 9. Lesakan penyerang jangkung itu sangat keras sehingga sulit dihadang kiper lawan. Dalam laga di Anfield tersebut Liverpool menang 3-2.

1. Philippe MexesGol ini berada di tempat teratas karena lahir melalui proses yang sangat indah. Mexes sempat mengontrol umpan lambung tendangan bebas dengan dadanya, sebelum melepaskan sepakan salto membelakangi gawang di menit 71. Arah bola yang melambung ke pojok atas gawang sulit dijangkau kiper lawan. Gol bek Milan asal Prancis itu menjadi yang kedua di laga kontra Anderlecht. Sedangkan Rossoneri sukses membawa pulang kemenangan 3-1 di pertandingan itu.
(ren)


© VIVAbola
Mantan pemain Manchester United, Paul Scholes, ikut mengomentari kembalinya Liverpool ke kompetisi Eropa. Menurutnya, The Reds akan menjadi tim kuda hitam di antara tim-tim peserta Liga Champions musim ini.

Setelah absen 5 tahun, Liverpool akhirnya kembali menapakkan kaki di Liga Champions. Tergabung di Grup B pada fase grup, Steven Gerrard cs akan melakoni laga pembuka dengan  menjamu jawara Bulgaria, Ludogorets Razgrad, Rabu 17 September dini hari WIB.

Melihat torehan skuad Brendan Rodgers dalam tahun terakhir ini, Scholes sadar bahwa The Reds bakal berbuat banyak di Liga Champions. Dia juga meyakini Liverpool bisa mengemas kemenangan di laga perdananya.

"Liverpool adalah kuda hitam di kompetisi tahun ini. Rodgers telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Permainan yang diterapkannya menarik untuk ditonton. Sehingga menurut saya, Liverpool akan melakukannya dengan baik dengan para pemain yang dimiliki," kata Scholes seperti dilansir Reuters.

"Di pertandingan nanti, mereka (Liverpool) memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri. Di mana, Anfield selalu menjadi tempat yang menyeramkan bagi tim lawan," sambung pria berusia 39 tahun yang kini menjadi komentator itu.

Selain Ludogorets Razgrad, Liverpool juga tergabung bersama Basel dan Real Madrid di Grup B tersebut. Basel akan menjadi lawan kedua The Reds nantinya yang akan berlangsung di St Jakob-Park pada 22 Oktober 2014. (one)


© VIVAbola
Borussia Dortmund untuk ketiganya kalinya dalam 4 musim terakhir berada dalam satu grup bersama Arsenal di babak penyisihan grup Liga Champions. Keduanya akan bentrok di Signal Iduna Park dalam laga pembuka Grup D, Rabu 17 September dini hari WIB.

Bila melihat hasil di musim lalu, Dortmund menelan kekalahan 0-1 di kandang sendiri oleh The Gunners. Sebaliknya, skuad asuhan Jurgen Klopp tersebut bisa menang 2-1 saat mengunjungi markas Arsenal.

Namun, Die Borussen bisa mengakhiri babak penyisihan grup dengan predikat juara grup. Masih ada beberapa data dan fakta menarik jelang pertemuan Dortmund dengan Arsenal, seperti dirangkum dari Opta dan UEFA.

Berikut data dan fakta Borussia Dortmund Vs Arsenal:

1. Arsenal hanya finis sebagai runner-up grup di musim lalu dengan torehan poin yang sama dengan Dortmund, yakni 12 poin. Akan tetapi, The Gunners kalah selisih gol dari klub asal Jerman tersebut.

2. Perjalanan Dortmund pun lebih baik ketimbang Arsenal di musim lalu. Arsenal harus terhenti di 16 besar oleh Bayern Munich, sedangkan Dortmund bisa melaju hingga babak perempat final dan di babak ini kalah agregat 2-3 dari Real Madrid.

3. Kekalahan Dortmund di Emirates Stadium adalah kekalahan pertama mereka dari tim asal Inggris di kompetisi Eropa. Sebelumnya, Dortmund meraih 4 kemenangan dan 3 imbang dari 7 pertemuan melawan tim-tim Inggris.

4. Arsenal menorehkan 17 kali penampilan secara beruntun di fase grup Liga Champions. Bayern Munich adalah tim yang sukses menghentikan skuad asuhan Arsene Wenger di babak 16 besar selama 2 musim beruntun.

5. Arsenal menjadi salah satu tim yang tak terkalahkan dalam 10 laga terakhir di matchday 1 Liga Champions dengan 8 kemenangan. Terakhir kali Arsenal kalah di laga pertama terjadi pada 2003 silam.

6. Arsenal mengemas 14 kemenangan, 6 imbang, dan 10 kekalahan kala melawan tim-tim asal Jerman. Rekor tandang The Gunners melawan tim-tim Jerman cukup merata, yaitu 5 kali menang, imbang, dan kalah. (one)


© VIVAbola
Bayern Munich di grup neraka. Grup A diisi para jawara Liga domestik.
Drawing fase grup Liga Champions telah digelar, Kamis malam kemarin, 28 Agustus 2014. Sejumlah laga dipastikan bakal berlangsung seru di babak penyisihan grup ini.

Juara bertahan Real Madrid dipastikan tergabung di Grup B. Mereka akan berhadapan dengan jagoan Inggris yang baru kembali ke kompetisi paling prestisius di daratan Eropa, Liverpool.

Sementara runner up musim lalu Atletico Madrid tergabung di Grup A. Mereka akan berhadapan dengan juara Serie A, Juventus, Olympiakos Piraeus dan debutan asal Swedia, Malmo FF.

Bayern Munich tergabung di grup neraka. Masuk Grup E, jawara Jerman tersebut kembali dipertemukan dengan klub kaya Inggris Manchester City, AS Roma serta CSKA Moskow.

Yang tak kalah seru adalah di Grup F. Barcelona yang masuk pot unggulan akan dihadang klub kaya Prancis, Paris Saint Germain. Tidak hanya itu, Barca juga akan menghadapi Ajax Amsterdam dan APOEL.

Sedangkan di grup lainnya, Benfica, Zenit St Petersburgh, Bayer Leverkusen dan AS Monaco akan bertarung di grup C. Di grup D ada Arsenal, Borussia Dortmund, Galatasaray dan Anderlecht.

Dari grup G, Chelsea akan berduel dengan Schalke 04, Sporting Lisbon dan Maribor. Sementara grup H dihuni empat tim yang memiliki kualitas merata, Porto, Shakhtar Donetsk, Athletic Bilbao dan BATE Borisov.

Reaksi Para Bintang


Sikap waspada langsung ditunjukkan kapten Bayern, Philipp Lahm setelah hasil undian menetapkan timnya tergabung di grup neraka. Mereka harus bersaing dengan ManCity, AS Roma dan CSKA Moskow.

"Ini bukan grup yang mudah, kami berada dengan tiga tim yang hebat. Salah satu dari mereka adalah Manchester City, juara Liga Inggris," tutur pemain Jerman ini.

Sementara Manajer Chelsea, Jose Mourinho mengaku senang dengan hasil undian yang menempatkan timnya di grup yang terbilang ringan. Chelsea pun optimistis Diego Costa Cs akan menjadi juara di Grup G.

"Mou mengirim pesan ke saya dan bilang sangat senang. Apakah Anda ingin berada di grup yang didapat klub Inggris lainnya? Kami harus senang dengan hasil undian ini," kata sekretaris klub Chelsea, David Barnard

Sedangkan antusiasme tinggi ditunjukkan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo saat ditetapkan timnya bakal menghadapi Liverpool. The Reds merupakan rival mantan klub Ronaldo, Manchester United.

“Jika saya kembali ke Old Trafford, fans mungkin akan menyambut dengan luar biasa. Tapi bila saya pergi ke Liverpool, pasti bakal berbeda. Wow! Saya tak sabar menunggunya, ” ujar Ronaldo.

Pemain asal Portugal ini sadar betul akan sulitnya menaklukkan Liverpool. Apalagi Madrid memiliki kenangan buruk di Anfield, di mana mereka kalah telak dengan skor 0-4 pada Liga Champions 2009.

“Saya tahu apa yang terjadi saat Madrid terakhir kali bermain ke Liverpool, tapi saya tidak ada saat itu. Sekarang berbeda. Setiap laga punya cerita berbeda. Kini kami tim yang berbeda, dengan pelatih berbeda.”

Apapun reaksi para pemain, pembuktian bakal terlihat pada pertengahn September mendatang. Saat seluruh 32 tim peserta Liga Champions akan melakoni laga perdana penyisihan grup.

Fakta Menarik
Tidak hanya reaksi para bintang, hasil undian Liga Champions kali ini juga mengungkap banyak fakta-fakta menarik. Berikut ini berbagai fakta menarik persaingan sejumlah klub di beberapa grup penyisihan:

Ada catatan menarik di grup A. Ternyata, Grup A menjadi satu-satunya grup penyisihan Liga Champions yang diisi oleh para jawara liga domestik. Yaitu Atletico Madrid, Juventus, Olympiacos, Malmo

Fakta menarik lainnya di grup A, Juventus meraih 4 kemenangan dari lima laga terakhir kontra Atletico Madrid. Ini membuat Juventus bakal tampil pede melawan Atletico yang berstatus runnerup musim lalu.

Di grup B terungkap fakta bahawa Liverpool selalu menang setiap melawan Real Madrid. Liverpool selalu menang dalam tiga pertemuan melawan Real Madrid di Liga Champions. The Reds mencetak enam gol dan tak pernah kebobolan.

Dari grup D, Arsenal bertemu Borussia Dortmund di fase grup untuk ketiga kalinya dalam empat Liga Champions terakhir. Fakta lainnya, Arsenal tak pernah kebobolan dalam 9 pertemuan dengan tim Turki

Di grup E, Manchester City bertemu Bayern Munich di fase grup untuk ketiga kalinya dalam empat Liga Champions terakhir. Dan dari catatan pertemuan, Bayern masih mengungguli ManCity.

Masih dari grup E, Roma tak pernah kalah ketika menjamu tim Jerman di lima laga terakhir. Pemain anyar Bayern Munich, Mehdi Benatia, akan langsung bereuni dengan tim lamanya, AS Roma.

Sementara dalam persaingan di grup F, Ajax Amsterdam hanya kalah dua kali saat bertemu tim Prancis di Liga Champions. Tujuh laga diakhiri dengan kemenangan, tiga pertandingan berakhir imbang.

Masih fakta menarik dari grup F, Paris Saint-Germain tak pernah kalah dalam 4 laga Liga Champions melawan Barcelona. Ini yang membuat PSG disinyalir akan menjadi salah satu unggulan di musim ini.

Di grup G, Chelsea tak pernah kebobolan dalam empat laga Liga Champions mereka lawan Schalke. Chelsea juga selalu menang dalam enam pertemuan terakhirnya kontra klub Portugal.

© VIVAbola 

Unordered List

Sample Text

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget